The Judgment of the Press to the Ruling Government in the New Order Era (A Discourse Analysis on the Editorial of Jakarta Post)
Abstract
Pers memiliki fungsi kontrol bagi pemerintah yang
berkuasa. Fungsi ini merupakan peran esensial yang
disandang oleh pres. Namun, tidak semua kondisi
memungkinkan pers bisa menjalankan fungsinya
tersebut. Ketika penguasa tidak lagi bisa menghormati
keberadaan pers dan menganggapnya sebagai lawan,
maka pers akan menjadi korban. Pers akan dikekang
dalam menjalankan fungsinya. Fenomena semacam ini
terjadi pada masa order baru.
Studi ini bertujuan untuk melihat bagaimana wujud
ketertindasan pers, melalui kajian terhadap editorial
yang disajikan. Dengan pendekatan tatabahasa sistemik
fungsional, kajian ini akan membaca lebih dekat
bagaimana penilaian media terhadap pelaksanaan
pemilihan umum pada masa orde baru, yakni pemilu
tahun 1992. Media yang menjadi sumber data dalam
penelitian ini adalah Jakarta Post.
Dari analisa yang dilakukan, terlihat dengan jelas bahwa
media cenderung menilai positif terhadap perilaku
pemerintah, dalam hal ini dari pemilu yang mereka
laksanakan. Media mengatakan bahwa pemerintah
sudah melakukan pemilihan umum yang adil dan
pemerintah sudah berupaya keras agar pelaksanaan
pemilu bisa lebih baik.
Kata Kunci: editorial, pemerintah, ketertindasan.
berkuasa. Fungsi ini merupakan peran esensial yang
disandang oleh pres. Namun, tidak semua kondisi
memungkinkan pers bisa menjalankan fungsinya
tersebut. Ketika penguasa tidak lagi bisa menghormati
keberadaan pers dan menganggapnya sebagai lawan,
maka pers akan menjadi korban. Pers akan dikekang
dalam menjalankan fungsinya. Fenomena semacam ini
terjadi pada masa order baru.
Studi ini bertujuan untuk melihat bagaimana wujud
ketertindasan pers, melalui kajian terhadap editorial
yang disajikan. Dengan pendekatan tatabahasa sistemik
fungsional, kajian ini akan membaca lebih dekat
bagaimana penilaian media terhadap pelaksanaan
pemilihan umum pada masa orde baru, yakni pemilu
tahun 1992. Media yang menjadi sumber data dalam
penelitian ini adalah Jakarta Post.
Dari analisa yang dilakukan, terlihat dengan jelas bahwa
media cenderung menilai positif terhadap perilaku
pemerintah, dalam hal ini dari pemilu yang mereka
laksanakan. Media mengatakan bahwa pemerintah
sudah melakukan pemilihan umum yang adil dan
pemerintah sudah berupaya keras agar pelaksanaan
pemilu bisa lebih baik.
Kata Kunci: editorial, pemerintah, ketertindasan.