PESSIMISM IN THOMAS HARDY’S THE DARKLING THRUSH
Abstract
Puisi dikatakan sebaai karya sastra yang paling unik
karena tercipta dari kontemplasi terdalam penyairnya.
Namun, dalam memahami maknanya, kita mesti
mengkaitkan puisi dengan riwayat pengarang serta
kondisi yang menjadi konteks penciptan karya.
Thomas Hardy adalah salah satu penyair terbaik dalam
sejarah. Ia dikenal karena gayanya yang fatalis dan
pesimis. Salah satu karyanya yang kental dengan warna
itu adalah The Darkling Thrush, yang merupakan salah
satu master piece. Puisi tersebut ditulis pada akhir abad
ke-18 dan masa awal abad baru. Transisi ini membawa
banyak perubahan. Hardy mencoba melukiskan
keraguannya dihadapkan dengan zaman baru itu. Segala
nada yang hadir dalam puisinya membawa kita pada
pandangannya yang begitu pesimis. Tulisan ini bertujuan
menggambarkan nada pesimisme yang dilukiskan melalui
karya itu.
Kata Kunci: Nada, Pesimisme, Puisi
karena tercipta dari kontemplasi terdalam penyairnya.
Namun, dalam memahami maknanya, kita mesti
mengkaitkan puisi dengan riwayat pengarang serta
kondisi yang menjadi konteks penciptan karya.
Thomas Hardy adalah salah satu penyair terbaik dalam
sejarah. Ia dikenal karena gayanya yang fatalis dan
pesimis. Salah satu karyanya yang kental dengan warna
itu adalah The Darkling Thrush, yang merupakan salah
satu master piece. Puisi tersebut ditulis pada akhir abad
ke-18 dan masa awal abad baru. Transisi ini membawa
banyak perubahan. Hardy mencoba melukiskan
keraguannya dihadapkan dengan zaman baru itu. Segala
nada yang hadir dalam puisinya membawa kita pada
pandangannya yang begitu pesimis. Tulisan ini bertujuan
menggambarkan nada pesimisme yang dilukiskan melalui
karya itu.
Kata Kunci: Nada, Pesimisme, Puisi